dalam kereta penuh warna dalam keremangan
penuh aroma ketika bersesakan
dan akhirnya kita pun bebas berlari
sebelumnya matahari pun tak bisa mengekang
jadi pengecut dibalik awan
yang tampak hanya bolatan putih kecil
yang manis dan kemayu
dingin?
jangan tanya
ini hanya debat-debat kecil
masalah analisis yang bisa diabaikan
malah kita menang
hingga ke ujung pun kita sampai
batas horison di pelabuhan ratu
hijau...
semua hijau berkelebat
berselimut kabut tanpa malu
apalagi tersipu
semuanya kosong
yang tersisa?
dingin
dimalam kami berpesta
bergumul ditengah pentas kehidupan manusia
meski asing
kami ada
kembali lagi dikereta
turun di gambir
yang terasa?
aduhai panas nian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar