Decak bukan tanpa arti
Kami bukan manusia dikagumi
Atau terlalu disayang
Lunglai kami berjalan
Tergantung jas berbau wine
Di lorong sepi
Tempat nafsu binal memuncak
Lalu kami nyanyikan lagu derita
Hingga terlelap dimakan lelah
Malam ini kian sepi
Hanya ada duri
Hanya ada tawa bidadari
Dan kumpulan mimpi manusia gila
Selebihnya? Binal!!!
Kami bukan manusia yang gemar
Dengan segala rutinitas
Seperti ayah berangkat shubuh
Pulang malam...
Pentingkah???
Hahahaha...
Tawa bidadari disusul kepak sayapnya
Yang bosan...
Adakah arti manusia bagi kami???
Atau kehidupan???
Dasar...
Bocah kemarin sore...
Dengan pemikiran lepasnya
Malam ini kami kian gila
Terlepas dari kesal
Terlepas dari sesal
Entah esok masih ada...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar