belum
semua ini belum berakhir...
karena detak ini masih ada
kau berlari...
kau berlari...
kau berlari...
dalam gelap
kutersungkur
dalamnya lagi kumenampar
memar...
ahh biasa...
biar luka ini tetap menganga
asal keangkuhanmu...
punah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar