ketenangan...
yang kudamba
hanya ketika terpejam
ketenangan...
karena kubenci lara
sebelum terseret temaram
kupikir tak akan seorang pun
aku, kamu, atau mereka?
tak akan dapat kecuali sesaat
pelarian kepada whiskey tak terasa
gele...
sesaat untuk binasa
saat terpaku
oleh takdir...
terpasung...
sungguh mengekang
ketenangan...
adakah nanti?
atau esok?
hingga senja datang...
nanti mudaku kuhabiskan dilaut
menjajal alam
atau merimbun bersajak
adakah rusukku yang bawa
atau pada lahadku
akan kutunggu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar