Sabtu, 06 Maret 2010

romansa

kau mengental dalam cuaca
tergambar dalam susana
legam tanpa jejak
lalu berlari sana-sini
menampar kanan-kiri

lihat...
jilat api
bakar nista dalam dada

kau semburkan lagi
dan lagi...
kekesalanmu pada putihnya tembok

kau hujamkan lagi
dan lagi...
pena dalam ilusi
romansa penuh luka

dengar...
gemertak beling
pecahan botol
binasa tersisa tanpa kata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar