Sabtu, 06 Maret 2010

lakon kehidupan

kita hidup dalam pembubuhan lakon
persemaian jati diri
dari satu jadi seribu

wajah duka
wajah luka
menganga beraroma

busuk nanah dalam hati...

tanpa tawa yang kau buka
kehangatan dalam senyum

tak lagi kita percaya
kesadaran...
kepunahan hasrat toleran

kita hidup bukan lagi di rimbun
ketika terdesak
minta peri dan keajaibannya

tetapi kita adalah pencipta
keajaiban dalam lakon kehidupan
dan itu sudah cukup

lebih dari sekedar kepakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar