Aku belum puas
Dan memang tak akan
Manusia tak akan pernah puas
Mungkin memang...
Memang belum waktunya cinta bersemi
Memang kami terlampau muda
Masihlah terlalu panjang jalan kami
Masih banyak alur-alur yang harusnya kami tempuh
Terlalu...
Tentang dirimu terlalu egois bagiku
Sedang kaca kupecahkan pintakan dirimu
Kutinggalkan bayangku tuntutkan dirimu
Mungkin bengalnya manusia bunuh temannya rebutkan cintanya
Betapa hinanya
Betapa ruginya
Betapa teledornya
Cinta ataukah nafsu
Sebarkan bibit amarah
Taburkan peperangan
Hilangkan satu untuk satu
Betapa...
Betapa...
Betapa...
Perihal cinta
Adakah kedamaian
Ataukah hanya kekhawatiran
Kecemasan...
Yang menjamur
Bagai cendawan di musim hujan
Tentang patah hati
Adakah bagusnya
Hanyakah kekecewaan
Hanyakah kecengengan
Atau malah kenaifan
Beranjak dewasa
Kematangan...
Semoga itu ada padaku
Kejujuran...
Semoga tidak berkurang daripadaku
Kenaifan...
Tolong bantu kikis dia dari hatiku
Kenangan...
Bantu aku lupakan
Nantinya ia halangi aku jalan
Masa depan...
Ketika aku dianggap manusia
Ketika kau dibilang wanita
Aku akan datang
Meski harus terbuang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar