deru bisik angin kini menggodaku juga
lembutnya menerpa pasir-pasir di muka
bersihkan diri dari gumulan dosa
pasir menghijau dilapisi lumut
melicinkan akal bulus yang selalu tertahan
beri celah untuk dosa beri jalan pula
aku bisa bernapas tetapi belum bisa berhenti
takdirku masih panjang ke depan
siksa diri dengan lamunan
buang waktu bermalas-malasan
beri setan punya peluang
beri Tuhan kita punya lalai
dalam renungan bisa tertawa
bisa sedih
bisa gila sendiri
tapi kita dapat ilham
beri hidup kita petunjuk
terlepas dari sesat ataupun tidak
kita renungi lalu jalan
jangan cuma melamun saja
menunggu cinta
menunggu kecupan
lalu mati ditiban buih
kadang bosan kadang malas
tapi hidup harus tetap ada
meski napas tiada lagi lancarnya
ayo bung kita hidup
meski bukan untuk diri kita sendiri
18-01-09
Tidak ada komentar:
Posting Komentar